Tugas artikel ilmiah populer
Daur Ulang Plastik
Upaya daur ulang sampah plastik yang dilakukan Palapa Plastic Recycle Foundation, sebuah lembaga yang dibentuk masyarakat Lhokseumawe untuk mengatasi persoalan limbah plastik, kini mulai dilirik perusahaan pendaur ulang sampah plastik yang telah diolah. Sedangkan di dalam kehidupan sehari-hari, penggunaan bahan plastik bisa kita temukan di hampir seluruh aktivitas hidup kita. Padahal bila kita sadari kita mampu berbuat lebih baik untuk hal ini yaitu dengan menggunakan kembali kantung plastik yang tersimpan di rumah. Lebih bagus lagi jika kita dapat mendaur ulang plastik menjadi sesuatu yang lebih berguna. Bayangkan saja jika kita berbelanja ke warung tiga kali sehari, berarti dalam satu bulan kita dapat menggunakan 90 kantung plastik yang akan terbuang percuma. Secara garis besar plastik dapat digolongkan menjadi dua golongan besar, yakni plastik yang bersifat thermoplastic, dan yang bersifat thermoset. Thermoplastic dapat dibentuk kembali dengan mudah dan diproses menjadi bentuk lain, sedangkakn jenis thermoset bila telah mengeras tidak dapat dilunakkan kembali. Plastik yang paling umum digunakan adalah bentuk thermoplastic. Plastik juga merupakan bahan anorganik buatan yang tersusun dari bahan-bahan kimia yang cukup berbahaya bagi lingkungan. Limbah plastik ini sangat sulit diuraikan. Untuk menguraikannya membutuhkan waktu kurang lebih 80 tahun agar dapat terdegrasi secara sempurna.
Pemanfaatan limbah plastik merupakan upaya menekan pembuangan plastik seminimal mungkin dan dalam batas tertentu menghemat sumber daya dan mengurangi ketergantungan bahan baku impor. Pemanfaatan limbah plastik dapat dilakukan dengan pemakaian kembali (reuse) maupun daur ulang (recycle). Secara umum terdapat empat persyaratan agar limbah plastik dapat dilakukan antara lain limbah harus dalam bentuk tertentu sesuai kebutuhan (biji,pellet,serbuk,pecahan), limbah harus homogen, tidak terkontaminasi, serta diupayakan tidak teroksidasi. Untuk mengatasi masalah tersebut, sebelum digunakan, limbah plastik diproses melalui tahapan sederhana, yaitu pemisahan, pemotongan, pencucian dan penghilangan zat-zat seperti besi dan sebagainya (Sasse et al., 1995). Terdapat hal yang menguntungkan dalam pemanfaatan limbah plastik di Indonesia dibandingkan negara maju. Hal ini dimungkinkan karena pemisahan secara manual yang dianggap tidak mungkin dilakukan di negara maju, dapat dilakukan di Indonesia yang mempunyai tenaga kerja melimpah sehingga pemisahan tidak perlu dilakukan dengan peralatan canggih yang memerlukan biaya tinggi. Kondisi ini memungkinkan berkembangnya industri daur ulang plastik di Indonesia (syafitrie, 2001)
Di Indonesia, plastik daur ulang sebagian besar dimanfaatkan kembali sebagai produk semula dengan kualitas yang lebih rendah. Di Inggris dan Italia plastik daur ulang telah digunakan untuk membuat tiang telepon sebagai pengganti tiang-tiang kayu atau besi. Di Swedia dimanfaatkan sebagai bata plastik untuk pembuatan bangunan bertingkat, karena ringan serta lebih kuat dibandingkan bata yang umum dipakai (YBP,1986).
Diberdayakan oleh Blogger.
Senin, 26 September 2011

